Kalkulator beton — Cara mengestimasi volume beton
Perkirakan volume beton untuk pelat, kolom, atau silinder dari panjang, lebar, dan tebal (atau diameter dan tinggi). Contoh: pelat 5 m × 4 m × 0.1 m → 2.0 m³. Jumlah kantong opsional memakai 0.015 m³ (atau 0.45 ft³) per kantong — asumsi ditampilkan di halaman. Berjalan di browser; angka tetap di perangkat dan tidak diunggah ke server.
Cara kerja
Pilih bentuk dan satuan, lalu isi dimensi. Pelat dan kolom persegi panjang memakai panjang × lebar × tebal (atau tinggi); silinder memakai π × (diameter/2)² × tinggi. Jika kantong diaktifkan, volume dibagi ukuran kantong yang tercantum lalu dibulatkan ke atas. Semua di tab browser; angka tidak diunggah ke server.
Rumus dan asumsi
Volume memakai benda geometris tertutup:
- Pelat: V = panjang × lebar × tebal.
- Kolom persegi panjang: V = panjang × lebar × tinggi.
- Silinder: V = π × (diameter ÷ 2)² × tinggi. Kantong = ceil(V ÷ volume kantong) dengan 0.015 m³ atau 0.45 ft³.
Contoh
Contoh (pelat, meter): 5 m × 4 m × 0.1 m → V = 2.0 m³. Dengan 0.015 m³/kantong → ≈ 134 kantong.
Kapan dipakai
- Perkiraan kasar pelat teras atau garasi sebelum pesan ready-mix.
- Menghitung beton kemasan untuk tiang pagar atau pondasi silinder kecil.
- Mencocokkan penawaran kontraktor dengan geometri P×L×T sederhana.
Frequently asked questions
Rumus mode pelat apa?
Volume pelat = panjang × lebar × tebal. Contoh 5 × 4 × 0.1 m menghasilkan 2.0 m³.
Bagaimana jumlah kantong dihitung?
Kantong = ceil(volume ÷ volume kantong). Metrik 0.015 m³; kaki 0.45 ft³. Asumsi perencanaan, bukan label merek.
Silinder butuh jari-jari atau diameter?
Masukkan diameter luar; jari-jari = diameter ÷ 2 dalam V = π r² h.
Apakah angka saya diunggah?
Tidak. Perhitungan di browser pada perangkat Anda dan tidak diunggah ke server.
Pertanyaan atau masukan
Ada yang kurang jelas, rusak, atau hilang? Tulis pesan di bawah — kami membaca setiap catatan tentang alat ini.